husni
husni
  • 14 Jan 2026, 08.42
  • 2 min read
News

SEC Hapus Kripto dari Daftar Risiko: Sinyal Hijau Regulasi dan Prediksi "Super Cycle" CZ

Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat secara mengejutkan menghapus "aset kripto/digital" dari daftar prioritas risiko tahunannya, dengan mengalihkan fokus pada keamanan siber dan kecerdasan buatan (AI). Perubahan drastis ini dipandang sebagai sinyal netralitas regulasi yang dapat memicu lonjakan likuiditas dari sektor institusi. Menanggapi hal ini, pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ), menyatakan optimismenya terhadap potensi terjadinya "siklus super" (super cycle) di pasar kripto, meskipun ia tetap mengingatkan adanya ketidakpastian pasar yang perlu diwaspadai.

SEC Hapus Kripto dari Daftar Risiko: Sinyal Hijau Regulasi dan Prediksi "Super Cycle" CZ

Pergeseran Paradigma SEC: Aset Digital Tak Lagi Dianggap Risiko Utama

Lembaga regulator keuangan Amerika Serikat, SEC, menunjukkan perubahan arah kebijakan yang signifikan pada awal tahun 2026. Dalam pembaruan daftar prioritas risikonya, SEC secara resmi menghapus kategori "aset kripto/digital", sebuah langkah yang menandakan pergeseran besar dalam cara pemerintah memandang industri blockchain.

SEC kini memilih untuk memfokuskan pengawasannya pada area teknologi yang lebih luas, seperti keamanan siber (cybersecurity) dan pemanfaatan alat Kecerdasan Buatan (AI) di sektor keuangan.


Respon Changpeng Zhao dan Potensi "Super Cycle"

Penghapusan kripto dari daftar risiko regulator utama ini memicu gelombang optimisme di kalangan tokoh industri. Changpeng Zhao (CZ), pendiri Binance, turut menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan ini melalui media sosial.

CZ menggarisbawahi bahwa berkurangnya tekanan regulasi secara langsung dapat menjadi bahan bakar bagi terjadinya "siklus super" (super cycle)—sebuah periode pertumbuhan jangka panjang yang melampaui siklus empat tahunan tradisional. Namun, ia tetap memberikan catatan moderasi:

  • Optimisme Terukur: Meskipun potensi kenaikan besar sangat terbuka, ketidakpastian dalam penilaian pasar tetap ada.
  • Kematangan Industri: Pergeseran fokus SEC menunjukkan bahwa kripto mulai dianggap sebagai bagian integral dari sistem keuangan, bukan lagi sekadar eksperimen berisiko tinggi.

Penurunan Risiko Pasar dan Arus Kas Institusi

Para analis di platform X (dahulu Twitter) menilai bahwa sikap netral dari regulator akan berdampak langsung pada mekanisme pasar:

  1. Peningkatan Likuiditas: Hilangnya kekhawatiran akan tuntutan hukum mendadak mendorong pedagang besar untuk kembali aktif.
  2. Kepercayaan Institusi: Dana kelolaan besar dari institusi diperkirakan akan mengalir lebih deras karena hambatan kepatuhan (compliance) yang sebelumnya menghantui kini mulai melonggar.
  3. Aktivitas Perdagangan: Dengan hilangnya "hantu regulasi", pasar berekspektasi akan ada stabilitas yang lebih baik dalam jangka menengah.

"Langkah SEC ini adalah pengakuan de facto bahwa industri aset digital telah mencapai tingkat kematangan tertentu di mana pengawasan ketat yang bersifat menghambat tidak lagi menjadi prioritas utama."


Masa Depan Tanpa Tekanan Regulasi Berlebih

Penghapusan aset digital dari daftar risiko bukan berarti industri ini bebas dari aturan sama sekali. Namun, hal ini menandakan transisi menuju regulasi yang lebih fungsional dan terukur. Fokus SEC pada AI dan keamanan siber justru memberikan kerangka kerja yang lebih relevan bagi bursa kripto untuk memperkuat infrastruktur teknis mereka daripada sekadar berdebat mengenai status hukum aset digital.

Kini, perhatian pasar tertuju pada seberapa cepat modal institusional akan merespons celah regulasi yang semakin terbuka ini untuk mendorong harga ke level tertinggi baru.

925

Related Posts

Artikel terkait yang mungkin Anda suka

View All

Latest Posts

Artikel terbaru dari blog kami