- 27 Des 2025, 23.19
- 1 min read
Bitcoin Tertekan, Harga Logam Mulia Mencatat Rekor Baru dan Menyerap Arus Modal Investor
Bitcoin kembali mengalami koreksi harga pada akhir Desember 2025, diperdagangkan di kisaran sekitar US$87.000–US$90.000, sementara logam mulia seperti emas dan perak mencatat level tertinggi sepanjang masa, mencerminkan pergeseran arus modal investor dari aset kripto berisiko ke instrumen safe haven di tengah tekanan makroekonomi, aversi risiko global, dan memperkuat posisi logam mulia sebagai lindung nilai.

Bitcoin Kembali Tertekan di Tengah Sentimen Risk-Off
Harga Bitcoin (BTC) mengalami pelemahan setelah gagal mempertahankan momentum kenaikan sebelumnya. Aksi ambil untung dan meningkatnya kehati-hatian investor membuat aset kripto kembali diperlakukan sebagai instrumen berisiko tinggi dalam lanskap pasar saat ini.
Beberapa faktor utama yang menekan Bitcoin meliputi:
- Meningkatnya ketidakpastian makroekonomi global, termasuk arah kebijakan moneter bank sentral.
- Penguatan mata uang dolar AS yang cenderung menekan aset alternatif.
- Menurunnya minat spekulatif jangka pendek di pasar kripto.
Dalam fase pasar saat ini, Bitcoin belum mampu memainkan peran sebagai aset lindung nilai.
Rotasi Modal Menuju Logam Mulia
Seiring meningkatnya volatilitas pasar kripto, investor global mulai mengalihkan dana ke aset yang dianggap lebih defensif, terutama emas dan perak. Logam mulia kembali menegaskan posisinya sebagai instrumen perlindungan nilai ketika sentimen pasar berubah menjadi risk-off.
Karakteristik yang membuat logam mulia diminati:
- Stabilitas nilai jangka panjang di tengah gejolak pasar.
- Perlindungan terhadap ketidakpastian ekonomi dan inflasi.
- Likuiditas tinggi dan penerimaan luas di pasar global.
Arus modal yang masuk ke logam mulia mencerminkan pergeseran strategi investor dari pertumbuhan ag
Related Posts
Artikel terkait yang mungkin Anda suka
Circle dan Aleo Luncurkan USDCx: Stablecoin USDC Berfokus Privasi Zero-Knowledge

Texas Jadi Negara Bagian Pertama di AS yang Membeli Bitcoin untuk Kas Resmi

HMRC Inggris Beri Kejelasan Pajak DeFi, Penyetoran Kripto ke Platform Pinjaman Tidak Kena Pajak

Ho Chi Minh City & Binance Resmi Berkolaborasi: Fondasi Baru Vietnam International Financial Centre

Federal Reserve Pangkas Suku Bunga 25 BPS ke 3,50-3,75%, Sinyal Wait-and-See

Pakistan Pertimbangkan Gunakan Surplus Energi 20 GW untuk Dukung Infrastruktur Bitcoin Mining & AI

Latest Posts
Artikel terbaru dari blog kami









